Menurut Kepala Negara, kualitas sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kualitas pemimpinnya.
“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur,” tegas Presiden.
Dalam arahannya, Presiden juga menyoroti peran strategis SPPI yang telah dipersiapkan untuk menjadi motor penggerak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Para lulusan SPPI, kata Presiden, telah dibekali nilai-nilai nasionalisme, pengabdian, dan integritas untuk mengelola dapur-dapur MBG secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut,” ucap Presiden.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang mencoba memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi.
Bahkan, Presiden menyatakan siap memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum guna memastikan setiap rupiah uang negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” tegas Presiden.
Kepala Negara kemudian meminta seluruh pengelola dapur MBG dan anggota SPPI untuk meningkatkan pengawasan di lapangan serta menjauhi segala bentuk praktik yang dapat merusak kepercayaan publik.


















































Discussion about this post