“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” katanya.
Presiden Macron turut mengapresiasi dibukanya pasar Indonesia bagi produk peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis.
Ia juga menyambut positif rencana investasi Danantara yang dinilai dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Pada sektor pendidikan dan kebudayaan, Indonesia dan Prancis sepakat memperluas kolaborasi di berbagai bidang.
Kerja sama tersebut meliputi permuseuman, perfilman, sastra, mode, hingga pengembangan riset ilmiah dan universitas dalam program Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.
“Prancis hendak ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, talenta,” ujar Presiden Macron.
Dalam pembahasan isu global, kedua pemimpin negara juga membahas perkembangan situasi Timur Tengah, konflik Ukraina, hingga ketegangan di Laut Cina Selatan dan kawasan Asia Tenggara.
Presiden Prabowo kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara untuk mewujudkan perdamaian Palestina.
“Saya juga sangat gembira bahwa Prancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara, kemerdekaan Palestina. Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden Macron memberikan penghormatan atas posisi Indonesia yang dinilai aktif memperjuangkan perdamaian internasional.


















































Discussion about this post