Oppo juga memberikan perhatian besar pada sektor layar dengan menggandeng Tianma untuk mengembangkan panel OLED generasi terbaru bernama Tiangong Screen 2.0.
Panel ini dirancang untuk mengurangi paparan cahaya biru sekaligus meningkatkan kualitas tampilan ketika digunakan pada tingkat kecerahan rendah.
Pada Find X10, layar tersebut dikelilingi bezel berukuran hanya 0,99 mm pada keempat sisinya.
Angka tersebut menjadi rekor terbaru Oppo untuk perangkat Find series karena lebih tipis dibandingkan bezel 1,45 mm pada Find X8 dan 1,15 mm yang digunakan Find X9.
Tidak hanya menawarkan bezel tipis, Find X10 juga disebut membawa baterai berkapasitas sangat besar, mencapai 8.000mAh.
Oppo mengklaim baterai tersebut dirancang untuk tetap mampu mempertahankan performanya setelah digunakan secara normal selama lebih dari lima tahun.
Di balik perangkat, perbedaan antara Find X10 dan Find X10 Pro Max juga terlihat pada dapur pacunya.
Kedua perangkat tersebut sebelumnya muncul dalam database Geekbench dengan nomor model PMW110 untuk Find X10 dan PMX110 untuk Find X10 Pro Max.
Menariknya, Oppo tidak menggunakan chipset yang sama pada kedua perangkat flagship tersebut.
Find X10 tercatat memakai chip MediaTek MT6993 yang memiliki empat inti prosesor berkecepatan 2,70GHz, tiga inti hingga 3,50GHz, serta satu inti utama yang mampu mencapai 4,21GHz.
Chip tersebut dipadukan dengan GPU Mali-G1-Ultra MC12 dan diyakini merupakan bagian dari platform Dimensity 9500.
Sementara itu, Find X10 Pro Max mengusung MediaTek MT6995 yang disebut sebagai chip 2nm pertama dari MediaTek.



















































Discussion about this post