ISTANAGARUDA.COM – NVIDIA tengah membangun jalur pembiayaan baru untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala global, dengan menggandeng sejumlah raksasa keuangan yang berpotensi mengerahkan lebih dari US$500 miliar atau sekitar Rp8.000 triliun modal pihak ketiga.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kemitraan strategis NVIDIA dengan perusahaan finansial papan atas seperti KKR, Goldman Sachs, Brookfield, Blackstone, BlackRock, dan Apollo.
Para mitra tersebut telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk membentuk platform pembiayaan komputasi yang dapat beroperasi secara mandiri.
Melalui struktur ini, masing-masing institusi keuangan akan memiliki kemampuan untuk melakukan penilaian risiko kredit, menyusun skema pembiayaan, serta menggabungkan dan menyalurkan sumber modal secara independen.
Tujuan akhirnya adalah memberikan akses kepada pelanggan NVIDIA terhadap pembiayaan utang maupun pembiayaan hibrida dengan tingkat yang lebih kompetitif.
Dalam skala yang lebih besar, inisiatif tersebut ditargetkan mampu menggerakkan lebih dari US$500 miliar modal pihak ketiga melalui berbagai kerangka pembiayaan berukuran besar yang dirancang khusus untuk kebutuhan infrastruktur AI.
Presiden sekaligus COO Blackstone, Jon Gray, melihat lonjakan kebutuhan komputasi sebagai konsekuensi dari keberhasilan NVIDIA membangun teknologi yang memberikan nilai bagi pelanggan.
“NVIDIA telah menciptakan permintaan luar biasa terhadap komputasinya melalui fokus yang kuat pada nilai pelanggan dan teknologi yang serbaguna.”
Ia melanjutkan, “Kami terus menjadi investor global yang sangat besar di seluruh ekosistem NVIDIA dan pengumuman ini semakin menegaskan keyakinan kami terhadap platform mereka serta masa depan infrastruktur AI.”











































Discussion about this post