ISTANAGARUDA.COM – Kehangatan menyelimuti peresmian Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi ketika Presiden Prabowo Subianto berdialog langsung dengan masyarakat dari berbagai daerah yang akhirnya berhasil mewujudkan impian memiliki rumah pertama mereka.
Peresmian program KPR Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang digelar di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026, tidak hanya menjadi seremoni peluncuran program pemerintah.
Melalui konferensi video, Presiden menyapa sejumlah penerima manfaat dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh, Sulawesi Utara, hingga Maluku.
Percakapan yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban itu menggambarkan bahwa sebuah rumah bukan sekadar bangunan, melainkan simbol harapan baru bagi keluarga Indonesia untuk menjalani kehidupan yang lebih layak.
Salah satu penerima manfaat yang mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Presiden adalah Tsara, pedagang kios kelontong berusia 23 tahun asal Banda Aceh.
Meski belum berkeluarga, Tsara telah berhasil memiliki rumah pertamanya melalui program KPR Sejahtera FLPP dengan masa cicilan selama 15 tahun dan angsuran sebesar Rp1.284.000 setiap bulan.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden, berkat Bapak, berkat KPR Sejahtera FLPP kami akhirnya bisa memiliki rumah impian untuk keluarga. Semoga Bapak Presiden diberi keberkahan dan kesehatan. Terima kasih banyak, Bapak,” ucapnya.
Presiden kemudian melanjutkan dialog dengan Terry, seorang wartawan yang berasal dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara.














































Discussion about this post