ISTANAGARUDA.COM – Hubungan Indonesia dan Belarus memasuki era baru setelah Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang menjadi fondasi penguatan kolaborasi strategis di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, hingga teknologi.
Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko tiba di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026, dalam rangka kunjungan kenegaraan yang menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan diplomatik kedua negara.
Rombongan Presiden Lukashenko memasuki kawasan Istana Merdeka sekitar pukul 11.25 WIB dengan pengawalan kenegaraan yang terdiri atas 17 pasukan motoris dan 120 pasukan berkuda sejak melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga gerbang utama Istana Merdeka.
Suasana penyambutan berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan siswa sekolah dasar yang berjajar sambil melambaikan bendera Indonesia dan Belarus sebagai simbol persahabatan kedua bangsa.
Nuansa budaya Indonesia juga mewarnai prosesi penyambutan melalui penampilan Tari Enggang yang dibawakan oleh 10 penari dan lima pemusik.
Tarian khas Kalimantan Timur tersebut melambangkan penghormatan, keramahan, dan keanggunan masyarakat Dayak dalam menyambut tamu negara.
Presiden Prabowo kemudian menyambut langsung Presiden Aleksandr Lukashenko di sisi barat Istana Merdeka.
Kedua kepala negara berjabat tangan sebelum berjalan bersama menuju beranda depan Istana Merdeka untuk mengikuti upacara penyambutan kenegaraan.


















































Discussion about this post