Dari tampilan samping, Asus Googlebook setidaknya memiliki dua port USB-C dan dua port USB-A.
Selain itu, tersedia pula jack audio 3,5 mm yang masih dipertahankan di tengah tren laptop modern yang semakin banyak mengandalkan koneksi nirkabel.
Hal lain yang cukup mengejutkan dari render tersebut adalah indikasi penggunaan sistem pendingin aktif pada Asus Googlebook.
Kehadiran sistem pendingin semacam ini terbilang tidak biasa untuk perangkat yang selama ini belum banyak diketahui detail spesifikasinya.
Ada kemungkinan Googlebook akan hadir dalam beberapa konfigurasi berbeda, termasuk model yang menggunakan sistem pendingin aktif dan varian lain yang tidak membutuhkannya.
Jika konfigurasi tersebut benar-benar diterapkan, model Asus yang terlihat dalam render ini bisa saja ditujukan untuk pengguna dengan kebutuhan komputasi yang lebih berat.
Meski belum seluruh spesifikasi dan konfigurasi perangkat diungkap, kemunculan render ini memberikan petunjuk bahwa Googlebook kemungkinan tidak sekadar menawarkan laptop dengan desain baru.
Google tampaknya juga ingin membangun lini notebook yang memiliki identitas visual tersendiri melalui sejumlah elemen seperti tombol “G” dan pencahayaan RGB.
Dengan jadwal pre-order yang disebut dimulai pada 21 September, informasi mengenai spesifikasi lengkap, harga, ketersediaan, serta posisi Asus Googlebook dalam ekosistem perangkat Google diperkirakan akan segera menjadi lebih jelas.(*)















































Discussion about this post