Sementara itu, nama-nama besar lain seperti ASUS, Foxconn, Gigabyte, dan sejumlah mitra manufaktur global lainnya juga turut mendukung ekosistem tersebut.
Menariknya, minat terhadap Vera tidak hanya datang dari industri teknologi.
New York Stock Exchange bahkan disebut tengah menjajaki pemanfaatan infrastruktur baru ini.
Bursa saham terbesar di dunia itu memproses sekitar 1,1 triliun pesan setiap hari dan kini bekerja sama dengan Redpanda serta HP untuk membangun infrastruktur generasi berikutnya yang mampu menangani lonjakan kebutuhan komputasi di masa depan.
Dengan performa yang diklaim jauh melampaui prosesor konvensional serta dukungan luas dari perusahaan AI, cloud, dan manufaktur global, Vera berpotensi menjadi salah satu fondasi utama yang akan menopang perkembangan kecerdasan buatan dalam beberapa tahun mendatang.(*)
















































Discussion about this post