Karena memiliki implikasi keamanan yang sangat besar, Claude Mythos Preview saat ini masih dirilis secara terbatas.
Anthropic mengungkapkan bahwa sistem tersebut telah berhasil menemukan ribuan zero-day vulnerability yang selama puluhan tahun lolos dari pengawasan manusia.
Celah-celah tersebut ditemukan di berbagai sistem operasi dan browser utama dunia.
Presiden Anthropic, Daniela Amodei, menjelaskan, “Glasswing dibangun di sekitar Claude Mythos Preview, model frontier terbaru kami dengan rilis terbatas, yang sejauh ini telah menemukan ribuan kerentanan zero-day — termasuk beberapa yang bertahan selama puluhan tahun dari peninjauan manusia — mencakup setiap sistem operasi dan browser utama.”
Ia juga memperingatkan bahwa kemampuan AI dalam dunia siber akan berkembang sangat cepat dalam beberapa bulan ke depan.
Namun tidak semua pihak yang nantinya memiliki akses terhadap teknologi tersebut akan menggunakannya untuk tujuan pertahanan.
“Kapabilitas siber AI pada level ini akan menyebar dalam beberapa bulan mendatang dan tidak semua pihak yang memperoleh akses akan fokus pada pertahanan. Itulah kesenjangan yang ingin ditutup Glasswing,” lanjut Daniela.
Ia menambahkan, “Pertahanan siber dalam skala seperti ini adalah kerja tim. Laboratorium AI frontier, perusahaan perangkat lunak, peneliti keamanan, pengelola open-source, dan pemerintah harus bekerja bersama agar pihak pertahanan tetap unggul.”
Project Glasswing sendiri dirancang sebagai jaringan pertahanan kolaboratif lintas industri.
Program ini mempertemukan pengembang AI frontier, perusahaan perangkat lunak, pakar keamanan siber, hingga pemerintah dari berbagai negara.














































Discussion about this post