Pengumpulan data juga meluas jauh melampaui kebutuhan nyata.
Ekosistem tertutup membatasi pilihan dan menghambat persaingan sehat.
Pola ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi.
Industri hiburan kerap mengulang formula aman yang minim terobosan.
Aktivisme korporasi mengikuti tren sesaat lalu meninggalkannya ketika minat publik menurun.
Akibatnya, budaya menjadi seragam, dangkal, dan transaksional.
Para kritikus menilai situasi ini menguras kreativitas sekaligus memberi insentif pada manipulasi dibandingkan substansi.
Tidak semua perusahaan besar masuk dalam kategori tersebut.
Sebagian perusahaan teknologi justru menekankan desain jangka panjang, perlindungan privasi, dan pengendalian diri.
Mereka memilih menolak tren sesaat daripada mengejarnya.
Meski begitu, konsentrasi kekuasaan tetap dipandang membatasi inovasi secara luas.
Makna kedaulatan kini melampaui batas geografis.
Konsep ini mencakup privasi, otonomi mental, serta kontrol atas data pribadi.
Menurut tomkruise, internet sedang terpecah menjadi beberapa ruang yang berbeda.
Ruang tersebut meliputi jaringan terbuka yang kacau, sistem yang sangat terkontrol, serta wilayah terenkripsi yang dibangun di atas kepercayaan.
Ketahanan masa depan akan sangat bergantung pada energi lokal, kapasitas komputasi mandiri, dan infrastruktur independen.
Instrumen keuangan perlu mendorong stabilitas, bukan spekulasi berlebihan.
Platform sosial seharusnya memberi nilai jangka panjang, bukan sekadar memicu kebiasaan menggulir tanpa henti.
Sistem kecerdasan buatan idealnya memperkuat kemampuan manusia tanpa menggantikan proses belajar.














































Discussion about this post