Di poin kelima, Olsu Babay memberi apresiasi setinggi-tingginya pada keputusan Ketum Airlangga Hartarto menyampaikan pidato pengunduran diri yang ia anggap fenomenal, dramatis dan sangat mengejutkan.
“Banyak kebaikan yang beliau telah lakukan untuk Partai Golkar. Terutama kemenangan Partai Golkar di Pemilu Legislatif dan kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres. Maka saya pastikan, Insya Allah jika saya menjadi ketua Umum Partai Golkar, saya bertekad untuk melanjutkan kepemimpinn beliau dengan baik,” ujarnya.
Terakhir, pada poin penutup, Olsu Babay menekankan bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon ketua Umum DPP Partai Golkar ini hanya berlaku, Jika dan hanya jika, empat tokoh partai Gokar yang ia usulkan, tidak mencalonkan diri. Sayangnya, Olsu tidak menyebut siapa empat tokoh yang dimaksud.
“Hari ini saatnya ketua DPD 2 bisa menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar. Persis seperti rekam jejak Presiden Joko Widodo, dari Walikota menjadi Presiden RI dua periode,” pungkas Olsu Babay dalam pernyataan sikapnya.
(*)
Discussion about this post