Ia berharap penerapan IEU-CEPA dapat menjadi pendorong bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Austria, sekaligus membuka kesempatan lebih luas untuk mempererat kerja sama kebudayaan serta interaksi masyarakat kedua negara.
“Kami optimistis hal ini akan memberikan dorongan kuat untuk makin mendekatkan negara-negara kami di sektor bisnis,” katanya.
Sementara itu, Duta Besar LBBP Designate Resident Konfederasi Swiss untuk Republik Indonesia, Konstantin Obolensky, menyoroti perjalanan hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss yang telah terjalin selama 75 tahun.
Menurutnya, kemitraan kedua negara memiliki fondasi kuat, terutama dalam perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi.
Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terbangun dapat terus dikembangkan, termasuk dalam mendukung penguatan ketahanan Indonesia.
“Swiss dan Indonesia telah menjalin hubungan yang sangat baik selama 75 tahun ini. Kami sangat senang untuk terus bekerja sama dengan Indonesia di bidang perdagangan dan investasi, kerja sama pembangunan ekonomi, serta dalam upaya memperkuat ketahanan Indonesia,” ujar Dubes Swiss.
Dari kawasan Asia Timur, Duta Besar LBBP Designate Resident Jepang untuk Republik Indonesia, Ueno Atsushi, menegaskan keinginan negaranya untuk terus meningkatkan kemitraan strategis komprehensif dengan Indonesia.
Hubungan kedua negara tersebut telah berkembang sejak pembukaan hubungan diplomatik pada 1958, menjadi landasan bagi penguatan kerja sama di berbagai bidang.
Adapun Duta Besar LBBP Designate Resident Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menekankan bahwa kedekatan Indonesia dan Malaysia tidak hanya ditentukan oleh posisi geografis, tetapi juga sejarah, kehidupan sosial, kebudayaan, serta kepentingan bersama.


















































Discussion about this post