Presiden mengungkapkan, sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, 203 orang diperiksa oleh Kejaksaan Agung, 353 orang diberhentikan dengan tidak hormat, dan 2.600 orang masih menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).
“Saya minta seluruh jajaran tidak ragu mengambil tindakan terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan,” demikian penegasan Presiden yang disampaikan melalui arahannya agar pembenahan dilakukan sampai tuntas.
“Jangan ragu-ragu. Pecat, bersihkan, sampai bersih. MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Prabowo turut mengapresiasi perkembangan 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi.
Keberadaan koperasi tersebut menjadi salah satu program yang disorot dalam upaya memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur dasar juga mencatat sejumlah capaian yang dipaparkan Presiden dalam sidang kabinet tersebut.
Program bedah rumah telah menjangkau sekitar 440 ribu unit, sedangkan renovasi sekolah mencapai hampir 90 ribu unit selama dua tahun pemerintahan.
Pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung antardesa melalui Satuan Tugas Jembatan.
Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang telah dilakukan mendekati 5.000 unit, dengan infrastruktur tersebut menghubungkan sekitar 12 ribu desa.
“Saya terima kasih Satgas Jembatan, ketuanya Pak Maruli, terima kasih berhasil sekarang sudah mendekati 5 ribu jembatan,” ujar Presiden.



















































Discussion about this post