Selain mengukur kepuasan terhadap pemerintahan dan program prioritas, PPI turut mengidentifikasi menteri atau pejabat negara yang dinilai memiliki kinerja terbaik.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi pertama dalam penilaian tersebut, dengan responden mengaitkan kinerjanya dengan upaya mewujudkan swasembada pangan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berada di urutan kedua, dengan alasan yang disampaikan responden berupa penilaian “sedikit bicara, banyak bekerja”.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati posisi ketiga, dengan penilaian responden yang dikaitkan dengan perkembangan positif tim nasional sepak bola Indonesia.
Survei PPI dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 desa/kelurahan, dan 120 rumah tangga yang dipilih secara acak.
Responden merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau mereka yang telah menikah, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.
Dalam keterangan mengenai metodologi survei, PPI menyebut tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error 2,83 persen.
Angka-angka tersebut menggambarkan hasil pengukuran opini responden dalam periode survei tersebut dan bukan berarti seluruh masyarakat memiliki pandangan yang sama.
Secara keseluruhan, temuan PPI mencatat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo sebesar 65,4 persen, kepuasan terhadap kinerja Presiden sebesar 65,2 persen, serta optimisme 67 persen responden terhadap kemampuan pemerintah menjalankan kewajibannya.
















































Discussion about this post