Setelah prosesi penyambutan, Prabowo dan Guterres menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing untuk membahas sejumlah isu strategis serta peluang memperkuat kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Indonesia dan PBB untuk bertukar pandangan mengenai persoalan internasional, sekaligus memperkuat dialog dalam mendorong perdamaian, menjaga stabilitas, dan mencari penyelesaian atas berbagai masalah global melalui kerja sama antarnegara.
Hubungan komunikasi antara Prabowo dan Guterres sebelumnya juga terjalin dalam pertemuan bilateral di New York, Amerika Serikat, pada Senin, 22 September 2025.
Pertemuan itu berlangsung setelah Prabowo menyampaikan pidato dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Sekretariat PBB.
Rangkaian pertemuan tersebut menunjukkan kesinambungan dialog antara Indonesia dan PBB, baik di forum internasional maupun melalui kunjungan langsung ke Indonesia.
Di tengah beragam tantangan global yang membutuhkan koordinasi lintas negara, kunjungan Guterres membuka kesempatan bagi kedua pihak untuk mempererat kemitraan dalam bidang perdamaian, pembangunan, dan penguatan sistem multilateral.
Melalui komunikasi dan pertemuan bilateral, Indonesia dan PBB diharapkan dapat terus memperkuat kerja sama dalam merespons dinamika internasional serta mendukung penyelesaian persoalan global melalui dialog dan diplomasi.(*)

















































Discussion about this post