Tim khusus tersebut tidak hanya akan menghitung kebutuhan anggaran, tetapi juga menyusun tahapan yang memungkinkan program pendidikan tinggi gratis dijalankan secara terukur dan berkelanjutan.
Pemerintah memperkirakan kajian lanjutan itu dapat menghasilkan perhitungan yang lebih matang dalam waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan.
“Harapannya dalam waktu barangkali dua minggu sampai satu bulan akan kita dapatkan lagi hitungan-hitungan yang lebih rasional, tahapan-tahapan yang lebih baik,” ucap Brian.
Setelah kajian selesai, hasilnya akan kembali disampaikan kepada Presiden untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk bagaimana tahapan penerapan pendidikan gratis di PTN dapat dilaksanakan.
“Sehingga nantinya kita akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden dipimpin oleh Pak Menko untuk menetapkan bagaimana langkah-langkah, tahapan-tahapan sehingga keinginan dan arahan Bapak Presiden untuk menggratiskan perguruan tinggi negeri ini dapat dilakukan,” pungkas Brian.
Dengan demikian, agenda pendidikan gratis yang sedang disiapkan pemerintah tidak berhenti pada pembebasan biaya di sekolah negeri, tetapi diarahkan untuk mencakup jalur pendidikan yang lebih panjang, dari TK hingga perguruan tinggi.
Untuk jenjang sekolah, pemerintah telah menegaskan cakupan pendidikan gratis di sekolah negeri, sementara untuk PTN pemerintah masih berada pada tahap penghitungan kebutuhan anggaran, penyusunan skema, dan penentuan tahapan pelaksanaan.(*)

















































Discussion about this post