“Terima kasih, Yang Mulia, Presiden Putin, Presiden dari Federasi Rusia. Pertama-tama, saya senang sekali berjumpa lagi dengan Yang Mulia. Terima kasih atas sambutan yang hangat dan keramahan yang diberikan kepada saya. Saya merasa sangat terhormat dan gembira dapat mengunjungi Vladivostok,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat kepada Rusia atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia yang berlangsung pada 12 Juni 2026.
Presiden Indonesia itu juga memberikan selamat atas penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 yang digelar pada 18 Juni 2026.
Prabowo kemudian menjelaskan alasan dirinya tidak dapat hadir secara langsung dalam kedua agenda penting tersebut.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan,” ungkap Presiden Prabowo.
Meski sebelumnya berhalangan hadir, Prabowo menegaskan bahwa kunjungannya ke Vladivostok merupakan bentuk penghormatan terhadap Rusia sekaligus wujud keseriusan Indonesia dalam menjaga komitmen hubungan bilateral.
“Tapi saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang. Sekali lagi terima kasih,” ucap Presiden Prabowo.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian agenda Prabowo selama menghadiri EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.
Kehadiran Prabowo juga menunjukkan bahwa Indonesia terus menempatkan hubungan dengan Rusia sebagai salah satu bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional berdasarkan kepentingan nasional dan kemitraan strategis.


















































Discussion about this post