Presiden kemudian menekankan bahwa kekayaan nasional harus dikelola secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat.
“Kuncinya adalah kita mengelola semua kekayaan kita sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita,” tambahnya.
Pesan tersebut sejalan dengan penekanan Presiden mengenai pentingnya memastikan pembangunan nasional benar-benar berujung pada peningkatan kualitas hidup rakyat.
Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, NU dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sejahtera.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak semata-mata mengejar agar Indonesia memiliki standar kehidupan seperti negara-negara maju, tetapi terlebih dahulu memastikan kebutuhan dasar dan kelayakan hidup setiap warga dapat terpenuhi.
Dalam kerangka tersebut, pemerintah berupaya membangun kekuatan ekonomi dari dalam negeri agar masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber pembiayaan.
“Kita akan yakinkan bahwa nanti negara hadir, negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat kalau perlu dia bisa dapat pinjeman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapapun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat,” ujar Presiden.
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang ingin memperluas kehadiran negara dalam kehidupan ekonomi masyarakat, terutama dengan menyediakan dukungan pembiayaan yang lebih terjangkau.














































Discussion about this post