“Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar dan kita ambil langkah-langkah persiapan. Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin 3 minggu lagi ya, baru relatif aman semuanya, kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” ucap Presiden.
Pemerintah, kata Prabowo, telah menyiapkan berbagai langkah untuk membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Perhatian juga diberikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak yang terdampak gempa.
“Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, segera kita jalankan mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” ujar Presiden di hadapan para pengungsi.
Sebelum mendatangi warga di Lapangan Berdikari, Presiden telah memimpin rapat untuk menerima laporan terbaru mengenai perkembangan penanganan pascabencana.
Dalam pembahasan tersebut, Presiden menekankan pentingnya percepatan seluruh tahapan penanganan, mulai dari respons darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.
Bagi pemerintah, proses pemulihan tidak berhenti setelah bantuan logistik tiba di lokasi pengungsian.
Masyarakat harus kembali memiliki tempat tinggal yang aman.
Aktivitas ekonomi perlu kembali berjalan.
Pelayanan kesehatan juga harus tetap tersedia.
Anak-anak pun diharapkan dapat segera kembali melanjutkan pendidikan mereka.
Di hadapan warga terdampak, Presiden kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

















































Discussion about this post