Prabowo berhenti untuk berbincang dengan warga, menyapa anak-anak, dan membagikan mainan kepada mereka.
Satu per satu tangan kecil terulur ketika mainan yang dibawa Presiden berpindah ke tangan anak-anak di tengah tenda pengungsian.
Keceriaan sederhana itu menghadirkan suasana berbeda bagi anak-anak yang dalam beberapa hari terakhir harus menjalani kehidupan di tempat pengungsian.
Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi pada 15 Agustus 2026 telah mengubah kehidupan mereka dalam waktu singkat.
Rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal harus ditinggalkan.
Aktivitas belajar, bermain, dan kehidupan sehari-hari pun ikut terganggu.
Kini, tenda pengungsian menjadi tempat sementara bagi mereka untuk makan, beristirahat, bertemu teman, dan menunggu kondisi kembali aman.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungannya dilakukan untuk melihat langsung langkah-langkah penanganan yang telah dijalankan sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana.
“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan bela sungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya,” kata Presiden.
Kepala Negara memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil berbagai langkah yang diperlukan dalam penanganan pascabencana.
Prabowo juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan selama masa penanganan berlangsung.

















































Discussion about this post