Prasetyo menjelaskan bahwa karakteristik permukaan lapangan menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam latihan Paskibraka.
“Secara teknis nih, keras rumputnya atau lapangannya. Nah di Istana cukup tebal, jadi butuh sedikit penyesuaian. Jadi tadi para pelatih minta izin untuk menambah porsi latihan dan tadi langsung, kami sebagai penanggung jawab, kami akan izinkan meskipun di luar jadwal yang awal, untuk baik gladi parsial maupun gladi kotor, teman-teman minta untuk ada perkenankan untuk tambah jam latihan mandiri,” kata Menteri Pras.
Penambahan waktu latihan tersebut diharapkan dapat membantu Paskibraka beradaptasi dengan kondisi lapangan sekaligus meningkatkan kesiapan mereka sebelum pelaksanaan upacara puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rangkaian gladi ini menjadi bagian penting dari persiapan pemerintah untuk memastikan setiap unsur upacara, mulai dari pasukan, tata posisi, hingga demo udara, dapat berlangsung secara presisi pada hari pelaksanaan.(*)















































Discussion about this post