Ia menilai persoalan sampah harus segera ditangani secara serius agar tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat maupun generasi mendatang.
“kita sebagai manusia harus inisiatif, kita harus jaga. Berarti sampah harus kita kendalikan dan insyaallah dalam satu atau dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis, kita akan kendalikan sampah. Di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak ada lagi gunung sampah. Ini akan kita capai,” tutur Presiden.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, Presiden menilai lingkungan yang bersih juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia.
Menurutnya, wisatawan akan lebih tertarik mengunjungi daerah yang tertata rapi, bersih, dan bebas dari pencemaran sampah.
“Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah,” ujar Presiden.
Untuk mewujudkan target tersebut, Presiden meminta seluruh kepala daerah dan aparatur pemerintah turun langsung memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memberikan teladan dengan hadir di tengah masyarakat, termasuk memastikan sungai, saluran air, dan kawasan permukiman tetap bersih.
“Mereka yang harus tiap hari cek sungai, cek kali. Itu baru kau pemimpin yang hebat. Anda punya sarana, saya tidak minta lima jam Anda ke situ, minimal tiap hari, Anda periksa. Satu jam sehari, Anda keliling. Jadi pemimpin di depan. Pemimpin bersama rakyat,” tegas Presiden.

















































Discussion about this post