“Keluarga besar NU selalu tampil di saat bangsa Indonesia dalam keadaan sulit. Keluarga besar NU adalah faktor stabilisator, faktor yang bisa membuat aman bangsa dan negara,” kata Presiden.
Prosesi penutupan Munas dan Konbes NU 2026 ditandai dengan penabuhan kenteng oleh Presiden Prabowo bersama para tokoh nasional dan ulama terkemuka.
Mendampingi Presiden dalam prosesi tersebut antara lain Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar.
Turut hadir Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf.
Hadir pula Ketua MUI K.H. M. Anwar Iskandar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga ikut mendampingi prosesi penutupan tersebut.
Momen penabuhan kenteng menjadi simbol berakhirnya Munas dan Konbes NU 2026 sekaligus penegasan komitmen bersama untuk terus menjaga marwah organisasi dan memperkuat pengabdian bagi kemaslahatan bangsa serta negara.
Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri acara tersebut.
Di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Hadir pula Listyo Sigit Prabowo dan Agus Subiyanto bersama jajaran pengurus PBNU serta para menteri Kabinet Merah Putih.(*)



















































Discussion about this post