Menurut Presiden, kerja sama yang lebih erat di berbagai sektor menjadi kunci untuk membangun tatanan dunia yang lebih seimbang dan berkeadilan.
“Beliau juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam kerja sama di berbagai bidang untuk menciptakan keadilan,” lanjut Wamenlu Havas.
Dalam penjelasannya, Havas menyebut bahwa penyerahan surat kepercayaan merupakan tradisi diplomatik internasional yang menandai dimulainya tugas resmi seorang duta besar di negara tujuan penempatan.
Surat tersebut umumnya ditandatangani langsung oleh kepala negara atau kepala pemerintahan dari negara pengirim.
“Jadi yang kita lakukan adalah sekarang tradisi menerima surat kepercayaan dari para duta besar, yang mereka suratnya biasanya ditandatangani oleh bisa presiden, bisa raja. Jadi tergantung dari negaranya masing-masing,” jelasnya.
Setelah prosesi resmi selesai, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan sesi ramah tamah bersama para duta besar dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Menurut Havas, tahapan tersebut merupakan bagian yang lazim dalam setiap prosesi penyerahan kredensial diplomatik.
“Setelah itu ada ramah tamah, informal begitu. Itu polanya seperti itu,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, para duta besar juga menyampaikan salam dan pesan persahabatan dari kepala negara masing-masing kepada Presiden Prabowo.
Selain itu, mereka menyatakan keinginan untuk memperkuat hubungan bilateral dan memperluas ruang kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang strategis.















































Discussion about this post