Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga mengaku optimistis melihat perkembangan Sekolah Rakyat yang dinilai mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
Meski demikian, Presiden menilai kebutuhan terhadap sekolah semacam itu masih sangat tinggi di berbagai daerah.
“Jadi saya gembira melihat perkembangan Sekolah Rakyat. Tentunya usaha masih sangat besar ya karena yang butuh sekolah ini ternyata banyak,” imbuh Presiden Prabowo.
Melihat tingginya kebutuhan tersebut, Presiden meminta agar pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat dan diperluas ke berbagai wilayah Indonesia.
Ia juga mendorong pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga terkait untuk bekerja sama mencari terobosan kreatif dalam menambah kapasitas layanan pendidikan, termasuk memanfaatkan aset negara yang belum digunakan secara optimal sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen.
“Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya, ya kita upayakan. Tapi bagaimana caranya kreativitas saudara diupayakan lah hampir semua yang minta harus diterima ya,” pungkas Kepala Negara.
Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih setara bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan meningkatkan taraf hidup keluarganya pada masa mendatang.

















































Discussion about this post