Sindhu pun merasakan suasana Iduladha kali ini menjadi pengobat kerinduan terhadap Indonesia.
Walau baru dua minggu tinggal di Prancis, ia mengaku sudah sangat merindukan suasana kampung halaman.
“Alhamdulillah sangat bahagia. Tentunya kita kangen banget dengan Indonesia, padahal baru dua minggu di Prancis, tapi sudah kangen banget sama Indonesia,” ucap Sindhu.
Sementara itu, Yuri menilai momen salat Id di Wisma Indonesia menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membanggakan.
Ia merasa antusias dapat bertemu langsung dengan jajaran kepresidenan dan sejumlah menteri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Rasanya cukup menyenangkan dan cukup exciting buat kita semua, buat salat di sini sekaligus bertemu dengan jajaran kepresidenan serta beberapa menteri juga,” ujar Yuri.
Kehangatan Iduladha di Paris juga dirasakan oleh Myrna Damayanti, seorang WNI asal Jakarta yang sedang menjalankan perjalanan bisnis di Prancis.
Menurut Myrna, suasana salat Id di tengah kota Paris menghadirkan pengalaman yang unik dan penuh ketenangan.
“Di sini rasanya damai. Di antara bangunan-bangunan yang sangat cantik dan historical, kita bisa salat Id dan mendengar takbir. Itu senang banget sih,” tuturnya.
Myrna mengaku semula tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
Ia hanya mendengar kabar dari teman-temannya bahwa Presiden akan melaksanakan salat Id di lokasi yang sama.
“Teman-teman saya bilang, ‘Oh Myrna mau sama Pak Prabowo ya?’ Itu kayak bercandaan aja. Tiba-tiba saya boleh masuk. Ini sih alhamdulillah banget, benar-benar nggak disangka-sangka,” ucapnya.

















































Discussion about this post