Selain itu, Presiden mengajak seluruh siswa dan tenaga pendidik untuk memperkuat kepercayaan terhadap bangsa dan negara.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai ideologi Pancasila.
Pesan tersebut disampaikan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan global.
“Anak-anakku sekalian, para guru, percaya kepada negaramu, percaya kepada bangsamu, percaya kepada pemimpin-pemimpinmu, percaya kepada ideologi Pancasila kita, percaya kepada kepribadian bangsa Indonesia, bangga dengan kepribadian bangsa Indonesia,” tutur Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menitipkan pesan khusus kepada para guru.
Ia meminta agar generasi muda dibimbing dengan penuh dedikasi.
Pendidikan harus diberikan dengan kasih sayang sekaligus ketegasan.
“Saya titip anak-anak ini, kau bina dengan sebaik-baiknya, kau didik dengan sebaik-baiknya, dengan penuh kasih sayang, tapi juga tegas, kita tidak mau anak-anak kita nanti menjadi manusia-manusia yang lembek, yang lemah, yang menyerah,” tegasnya.
“Kamu harus bangkit menjadi manusia yang kuat, manusia yang gembira, mengabdi kepada orang tuamu. Kalau kau bekerja dengan baik, belajar yang baik, orang tuamu akan bangga dengan kau,” lanjut Presiden.
Kunjungan ini menegaskan arah besar kebijakan pemerintah.
Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
Namun juga pada investasi jangka panjang di sektor pendidikan.
Langkah tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang tangguh.
Sekaligus mampu bersaing di tingkat global.(*)



















































Discussion about this post