Lebih jauh, Presiden menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan Indonesia.
Ia menilai bahwa bangsa ini memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi global.
Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud jika seluruh elemen bangsa bersatu dan menjaga arah pembangunan.
“Kita harus menjadi raksasa yang tidak tidur. Kita harus jadi raksasa yang bangun. Dan kita akan bangun. Kita akan menjadi negara yang hebat,” ujarnya.
Presiden juga menyoroti pentingnya persatuan di tengah keberagaman.
Menurutnya, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dirawat bersama.
“Perbedaan adalah baik, perbedaan adalah kekayaan, perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat. Kekurangan kita saling tutup. Kesalahan kita saling ingatkan. Kelalaian segera kita koreksi. Semua tujuannya adalah kebaikan bangsa,” ucap Presiden.
Di akhir sambutannya, Presiden mengingatkan bahwa stabilitas nasional merupakan fondasi utama bagi kemajuan.
Ia menegaskan bahwa perdamaian memiliki nilai yang sangat tinggi.
“Perdamaian sangat mahal. Kita jaga bangsa kita,” tutup Presiden.
Dengan pendekatan berbasis teknologi unggulan dan orientasi pada kepentingan rakyat, program hilirisasi Indonesia diarahkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian nasional.
Sekaligus mengantarkan Indonesia menuju posisi sebagai kekuatan ekonomi besar dunia.(*)




















































Discussion about this post