ISTANAGARUDA.COM – Dari panggung elite ekonomi dunia di Davos, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas bahwa hukum yang adil dan berdaulat adalah fondasi utama investasi, pertumbuhan, dan keadilan sosial.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan syarat mutlak terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada World Economic Forum Annual Meeting 2026 yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di Davos, Swiss.
Menurut Presiden, tidak ada investor rasional yang bersedia menanamkan modal di negara yang mengabaikan supremasi hukum.
“Tidak akan ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Tidak seorang pun akan datang untuk berinvestasi di negara yang tidak taat hukum atau memiliki tradisi hukum yang meragukan,” tegasnya.
Presiden Prabowo menekankan bahwa hukum harus berdiri di atas seluruh kepentingan politik dan ekonomi.
Kepala Negara menyatakan komitmen pemerintahannya untuk menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu.
Sejak awal masa kepemimpinannya pada 2025, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah secara terbuka menghadapi persoalan korupsi.
“Kami bertekad untuk memerangi korupsi ini secara langsung. Ini tantangan. Tidak banyak orang yang percaya kita bisa melakukannya, tetapi kita tidak punya pilihan. Saya tidak punya pilihan. Saya telah dilantik, saya telah disumpah untuk menegakkan konstitusi dan supremasi hukum,” katanya.


















































Discussion about this post