Erick menyampaikan apresiasi atas kolaborasi solid antara atlet, pelatih, dan federasi cabang olahraga.
“Total dananya 465.250.000.000, Pak. Ini angka yang luar biasa. Terima kasih, Bapak, perhatiannya. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar 1 miliar (rupiah), ini terbesar sebanyak sejarah juga karena Bapak. Terima kasih. Lalu untuk tunggal, medali perak 315 (juta rupiah) dan medali perunggu tunggal 157 (juta rupiah) nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk beregunya, Bapak, termasuk pelatih juga mendapatkan bonus,” ujar Erick.
Erick menegaskan bahwa penyaluran bonus dilakukan secara transparan dan langsung kepada penerima.
Kementerian Pemuda dan Olahraga juga membekali hampir 400 atlet dan pelatih dengan literasi keuangan.
“Kami juga memberikan literasi keuangan, Bapak, kepada hampir 400 pelatih dan para atlet selama kurang lebih 1,5 jam. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa bonus ini adalah amanah untuk masa depan mereka yang harus dijaga,” kata Erick.
Presiden Prabowo mengingatkan para atlet agar menggunakan bonus secara bijak dan bertanggung jawab.
“Saya titip sama saudara-saudara, saudara masih muda, jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik, tabung untuk orang tua, untuk dirimu,” pungkas Presiden.
Untuk atlet perorangan, peraih medali emas menerima bonus Rp1 miliar.
Atlet perorangan peraih medali perak memperoleh Rp315 juta.
Atlet perorangan peraih medali perunggu menerima Rp157,5 juta.
Atlet ganda peraih medali emas memperoleh Rp800 juta.















































Discussion about this post