Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia terdiri atas beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya yang hidup berdampingan dalam satu kesatuan bangsa.
“Kita adalah bangsa yang sangat besar. Para pakar ada yang hitung kelompok etnis yang ada di Indonesia itu 1.700, dengan bahasa daerah yang sangat banyak. Kita di bumi Nusantara ini, suku-suku kita menganut agama-agama yang berbeda-beda tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa, satu Nusa yang memiliki satu bahasa karena kita punya niat yang sama. Kita ingin meraih kehidupan yang baik bersama,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberadaan bangsa Indonesia merupakan takdir Tuhan yang patut disyukuri oleh seluruh rakyat.
Menurut Kepala Negara, tidak ada satu pun warga yang dapat memilih dilahirkan di mana dan dari siapa, namun dari takdir itulah lahir bangsa Indonesia yang kini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.
“Saya merasa besar hati, saya merasa bangga mendapat kehormatan besar menjadi presiden dari sebuah negara yang sangat besar, jumlahnya keempat terbesar di dunia. Negara sebesar Eropa, Eropa 27 negara, kita satu negara,” imbuh Kepala Negara.
Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur karena Indonesia mampu menjaga kondisi yang relatif damai di tengah dunia yang diliputi konflik dan ketidakpastian global.
Kepala Negara mengakui bahwa sebagai negara besar Indonesia tidak terlepas dari perbedaan pandangan, persaingan, dan dinamika sosial.















































Discussion about this post