Presiden juga menggarisbawahi urgensi transisi energi hijau sebagai pilar penting menuju masa depan yang berkelanjutan.
Ia memuji langkah Jepang dalam mendukung pengembangan energi bersih, terutama di bidang hidrogen, kendaraan listrik, dan bahan bakar ramah lingkungan.
“Kemitraan Jepang dalam pengembangan hidrogen, mobilitas listrik, dan bahan bakar berkelanjutan sangat penting untuk mewujudkan visi bersama kita,” tegasnya.
Selain sektor ekonomi dan energi, Presiden Prabowo menilai dimensi kemanusiaan juga menjadi kunci dari hubungan jangka panjang ASEAN–Jepang.
Ia mendorong peningkatan program pertukaran pemuda, kerja sama pendidikan, serta pelatihan keterampilan yang dapat melahirkan generasi baru pemimpin masa depan Asia.
Presiden juga mengingatkan pentingnya semangat Konferensi Asia–Afrika Bandung 1955 sebagai fondasi moral untuk membangun kerja sama yang damai, inklusif, dan berkeadilan di kawasan Indo-Pasifik.
“Bersama-sama, kita dapat membentuk kawasan yang stabil, tangguh, dan sejahtera bagi semua,” pungkas Presiden Prabowo.(*)














































Discussion about this post