Ia menekankan bahwa seluruh aktivitas lembaga ini berpegang teguh pada Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan pengelolaan sumber daya nasional demi kemakmuran rakyat.
Sejak diluncurkan Presiden Prabowo pada 24 Februari 2025, Danantara telah mencatat kemajuan signifikan lewat kerja sama investasi internasional senilai USD 7 miliar dari Qatar, Rusia, Tiongkok, dan Australia.
Bahkan, menurut Rosan, pada bulan Juli mendatang diperkirakan Danantara memperoleh tambahan pendanaan sebesar USD 10 miliar dari sejumlah bank asing.
“Kepercayaan itu sangat-sangat luar biasa dari luar negeri dan kita pun masih menjajaki beberapa kerja sama lain dan juga pendanaan lain,” katanya.
Acara bersejarah ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan badan negara, serta jajaran manajemen Danantara Indonesia.(*)
Discussion about this post