Ia menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pilar utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global yang terus berubah.
“Ternyata Pancasila inilah yang telah memperkenankan kita untuk bersatu di tengah gelombang dinamika dunia yang begitu penuh dengan ketidakpastian. Tema peringatan hari ini, ‘Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya’. Ini tema yang tidak hanya ajakan tapi merupakan komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa perjalanan bangsa menuju 100 tahun kemerdekaan dipandu oleh nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.
Setelah pidato, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memimpin doa sebagai penutup rangkaian acara.
Upacara diakhiri dengan lantunan lagu Andhika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara, dan Salam Kebangsaan yang menandai berakhirnya upacara.
Ratusan tamu undangan turut menyaksikan jalannya acara, termasuk para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, pimpinan lembaga tinggi negara, serta anggota Kabinet Merah Putih.
Tampak hadir di antaranya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.
Keseluruhan prosesi berlangsung tertib dan penuh penghormatan, mencerminkan kecintaan rakyat Indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar dan arah kehidupan bernegara yang tak tergantikan.(*)












































Discussion about this post