Namun, kondisi iPhone Duo kali ini berbeda.
Bahkan, pilihan penyimpanan berkapasitas besar pun tidak menunjukkan jadwal pengiriman yang lebih baik, memperkuat dugaan bahwa stok perangkat tersebut sangat terbatas sejak awal.
Di sisi lain, situasi ini juga memperlihatkan tingginya minat terhadap ponsel lipat pertama Apple, termasuk dari konsumen yang tidak terlalu mempermasalahkan harga.
Bagi mereka yang masih ingin memperoleh perangkat lebih cepat, Apple menyarankan calon pembeli memeriksa ketersediaan di toko fisik.
Halaman toko online perusahaan menampilkan informasi bahwa ketersediaan pengambilan langsung perlu diperiksa kembali pada 24 Oktober 2026.
Pengecer pihak ketiga juga berpotensi memiliki stok tersendiri di luar persediaan yang dialokasikan Apple untuk toko resminya.
Karena itu, calon pembeli masih dapat mencoba mencari unit melalui toko resmi maupun penjual lain, meskipun ketersediaannya belum dapat dipastikan.
Terbatasnya stok ini juga sejalan dengan perkiraan analis Jeff Pu yang sebelumnya memperingatkan bahwa iPhone Duo akan sulit diperoleh sepanjang 2026 akibat kendala pasokan.
Menurut perkiraan Pu, Apple hanya akan memproduksi sekitar 6 juta unit iPhone Duo pada tahun ini, lebih rendah dibandingkan target awal sebanyak 7 juta unit.
Sebagai perbandingan, Apple diperkirakan dapat menjual gabungan 72 juta unit iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hingga akhir 2026.
Perbedaan skala produksi tersebut memperlihatkan bahwa volume iPhone Duo diperkirakan jauh lebih kecil dibandingkan model iPhone kelas atas lainnya.
















































Discussion about this post