Meski demikian, informasi mengenai perangkat ini masih berada dalam tahap rumor sehingga belum ada kepastian mengenai nama resmi yang akan digunakan Motorola.
Spesifikasi teknis lengkap, kapasitas baterai, chipset, ukuran layar, hingga detail mekanisme engsel juga belum terungkap secara resmi.
Waktu peluncurannya pun masih belum mendapatkan konfirmasi dari Motorola, meskipun sumber bocoran memperkirakan perangkat tersebut dapat diperkenalkan dalam beberapa bulan mendatang.
Kemunculan konsep ini juga berlangsung ketika format foldable bergaya “passport” atau perangkat lipat dengan proporsi lebih lebar mulai mendapatkan perhatian lebih besar di industri smartphone.
Persaingan di segmen tersebut diperkirakan semakin ketat dengan hadirnya Samsung Galaxy Z Fold 8 serta perangkat Xiaomi 18 Fold yang disebut tengah dipersiapkan.
Motorola sendiri sebenarnya telah memasuki kategori foldable bergaya buku melalui Razr Fold dengan bentuk yang lebih tinggi.
Kehadiran model berukuran lebih lebar nantinya dapat membuat portofolio perangkat lipat Motorola menjadi lebih lengkap sekaligus memberi perusahaan pilihan baru untuk bersaing di segmen smartphone premium.
Namun, hingga Motorola memberikan pengumuman resmi, seluruh detail mengenai perangkat tersebut masih harus diperlakukan sebagai bocoran dan belum dapat dianggap sebagai spesifikasi final.(*)


















































Discussion about this post