Di Inggris, model tersebut dibanderol £1.400 atau sekitar Rp31 juta, sehingga Xperia 1 VIII tetap berada di segmen smartphone premium dengan harga yang cukup tinggi.
Di balik perangkat tersebut, Sony juga melakukan perubahan besar pada sistem kameranya yang turut memengaruhi rancangan fisik Xperia 1 VIII.
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada modul kamera belakang yang harus didesain ulang untuk mengakomodasi sensor telefoto berukuran lebih besar.
Sony juga mengambil keputusan berbeda pada kamera telefoto dengan meninggalkan mekanisme zoom variabel yang sebelumnya digunakan Xperia 1 VII.
Pada Xperia 1 VII, Sony menggunakan lensa dengan rentang panjang fokus variabel 85-170 mm, sedangkan Xperia 1 VIII beralih ke lensa dengan panjang fokus tetap 70 mm.
Menurut Sony, mekanisme zoom variabel membutuhkan ruang yang cukup besar di dalam bodi smartphone.
Jika sensor yang lebih besar dipadukan dengan mekanisme tersebut, ketebalan perangkat berpotensi meningkat secara signifikan.
Karena itu, Sony memilih pendekatan berbeda dengan mengganti sensor 12MP pada kamera telefoto menjadi sensor beresolusi 48MP.
Sensor baru tersebut memungkinkan Xperia 1 VIII menghasilkan kemampuan zoom tanpa kehilangan kualitas hingga 140 mm.
Dengan pendekatan itu, Sony berusaha menghadirkan jangkauan yang mendekati batas telefoto Xperia 1 VII tanpa harus mempertahankan mekanisme zoom variabel yang memakan banyak ruang.
Keputusan mengenai kamera tersebut juga tidak dibuat semata-mata berdasarkan pertimbangan teknis internal.















































Discussion about this post