Kombinasi baterai lebih besar dan chipset yang lebih hemat energi diperkirakan akan memberikan peningkatan signifikan pada masa pakai perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Selain membocorkan Galaxy Watch Ultra 2, laporan yang sama juga mengungkap sejumlah informasi mengenai lini Galaxy Watch 9.
Varian berukuran 40mm dikabarkan akan dibekali baterai 382mAh.
Samsung kemungkinan akan memasarkannya sebagai baterai berkapasitas sekitar 400mAh.
Angka tersebut sekitar 23 persen lebih besar dibandingkan kapasitas baterai yang digunakan pada Galaxy Watch 8.
Sementara itu, model Galaxy Watch 9 berukuran 44mm disebut akan membawa baterai berkapasitas 435mAh.
Kedua model tersebut diperkirakan tetap mendukung pengisian daya nirkabel 10W seperti generasi sebelumnya.
Meski berbagai spesifikasi mulai beredar, Samsung hingga saat ini masih belum memberikan konfirmasi resmi terkait perangkat tersebut.
Peluncuran Galaxy Watch Ultra 2 dan seri Galaxy Watch 9 diperkirakan baru akan dilakukan pada paruh akhir tahun 2026.
Apabila seluruh rumor ini terbukti benar, Samsung tampaknya sedang berupaya menjawab salah satu kebutuhan terbesar pengguna smartwatch modern, yakni daya tahan baterai yang lebih lama tanpa harus mengorbankan fitur-fitur canggih.
Pada akhirnya, performa sebenarnya tentu akan bergantung pada optimasi perangkat lunak dan pola penggunaan masing-masing pengguna.
Namun di atas kertas, peningkatan kapasitas baterai dan penggunaan chipset yang lebih efisien menjadikan Galaxy Watch Ultra 2 sebagai salah satu smartwatch yang paling menarik untuk dinantikan dalam beberapa bulan mendatang.(*)
















































Discussion about this post