Aplikasi Kamera yang mendapat perombakan total juga menuai kritik.
Fitur seperti Live Photos dan pengaturan Exposure kini dipindahkan lebih dalam ke menu tersembunyi, membuat pengaturan cepat jadi sulit dilakukan.
Bagi pengguna yang terbiasa dengan mode manual atau semi-manual, desain baru ini dianggap tidak efisien.
Tidak berhenti di sana, sejumlah bug juga dilaporkan sejak awal peluncuran.
Pengguna menemukan masalah di CarPlay, Face ID, kamera yang gagal bekerja, hingga koneksi yang sering terputus.
Sebagian merasa iOS 26 lebih mirip perangkat lunak beta daripada sistem operasi publik yang sudah matang.
Para pengembang pun menyoroti trade-off dalam desain yang dianggap mengorbankan kemudahan penggunaan.
Kesimpulannya, jika iPhone adalah perangkat utama Anda sehari-hari dan Anda membutuhkan stabilitas serta baterai yang tahan lama, sebaiknya tunda dulu update ke iOS 26.
Tunggu beberapa minggu sampai Apple merilis perbaikan melalui update tambahan, sementara pengguna awal menjadi “kelinci percobaan”.
Namun jika tetap ingin mencoba, pastikan iPhone sudah dicadangkan, siapkan ruang penyimpanan lebih dari 10GB, isi daya semalaman, dan hindari bermain game berat segera setelah update.
Anda juga disarankan menonaktifkan sebagian fitur “Liquid Glass” atau kontrol kamera baru agar pengalaman penggunaan terasa lebih familiar.(*)















































Discussion about this post