ISTANAGARUDA.COM – CuspAI membuka babak baru dalam riset material dengan meluncurkan AI Materials Foundry, sebuah ekosistem global yang memadukan kecerdasan buatan, data ilmiah, komputasi, laboratorium, dan keahlian peneliti untuk menciptakan material yang sebelumnya belum pernah ada.
Startup AI asal Inggris tersebut membangun jaringan yang menghubungkan lebih dari 45 anggota pendiri dari berbagai sektor industri dan teknologi.
Sejumlah nama besar yang bergabung antara lain AMD, Hyundai Motor, Meta, NVIDIA, dan SoftBank.
Di pusat ekosistem tersebut terdapat MIRA, platform kecerdasan buatan milik CuspAI yang dirancang untuk mengoordinasikan seluruh tahapan penemuan material dalam satu sistem berbasis AI agentik.
Melalui platform itu, para mitra dapat menjalankan rangkaian proses penemuan secara menyeluruh, mulai dari merancang material secara generatif, melakukan simulasi, menyusun rute sintesis, hingga mengoordinasikan proses eksperimen dan validasi di laboratorium.
CuspAI menilai pendekatan berbasis perangkat lunak dalam penemuan material tidak cukup hanya mengandalkan model AI yang canggih.
Menurut perusahaan tersebut, terdapat empat fondasi utama yang harus tersedia agar teknologi ini mampu menghasilkan terobosan nyata.
Fondasi pertama adalah data pelatihan berkualitas tinggi dalam skala besar agar prediksi AI memiliki tingkat keandalan yang memadai.
Kedua, dibutuhkan kemampuan komputasi besar yang memungkinkan sistem melakukan penyaringan pada tingkat molekuler terhadap miliaran hingga jumlah kandidat yang jauh lebih besar.














































Discussion about this post