Pendapat negatif terhadap RUU dan dampaknya tidak hanya datang dari luar negeri. The Heritage Foundation, sebuah lembaga pemikir konservatif yang berhaluan Partai Republik, telah memperingatkan tentang bahaya memberikan kekuasaan semacam ini kepada pemerintahan Biden.
Dalam sebuah laporan baru-baru ini, yayasan tersebut menyatakan bahwa meskipun tujuan dari RUU tersebut benar, persetujuannya “akan melemahkan sistem keuangan global yang menggunakan dolar, dan hal ini akan memaparkan perekonomian yang sudah rapuh pada konsekuensi yang tidak diinginkan.”
Andreas Kluth, kolumnis Bloomberg, sebelumnya telah menyatakan bahwa persetujuan UU REPO akan terlihat “munafik” di mata dunia.
“Dengan menyita aset-aset Rusia melalui undang-undang yang dibuat khusus, Washington akan memperkuat narasi kemunafikan tersebut dan semakin mengasingkan apa yang disebut sebagai negara-negara Selatan,” katanya.(*)

















































Discussion about this post