ISTANAGARUDA.COM – Kolaborasi teknologi terbaru di sektor keuangan terdesentralisasi kembali mempercepat evolusi perdagangan kripto global setelah jaringan likuiditas 0x resmi terhubung dengan infrastruktur Bitget Wallet untuk memperluas akses likuiditas lintas blockchain.
Protokol 0x Protocol mengumumkan integrasi dengan API perdagangan milik Bitget Wallet.
Integrasi tersebut dilakukan melalui lapisan meta-aggregasi bernama Matcha Meta.
Langkah ini bertujuan memperluas jalur likuiditas perdagangan kripto di berbagai jaringan berbasis EVM.
Melalui integrasi ini, mesin eksekusi DEX milik Bitget Wallet kini terhubung langsung dengan infrastruktur 0x Swap API.
API tersebut merupakan teknologi inti yang menggerakkan agregator DEX bernama 0x Matcha.
Pada tahap awal implementasi, sistem ini telah mendukung transaksi swap lintas beberapa blockchain besar.
Jaringan yang sudah terintegrasi meliputi Ethereum.
Selain itu juga termasuk BNB Chain.
Kemudian jaringan layer-2 seperti Arbitrum.
Integrasi juga mencakup jaringan Base.
Serta jaringan populer lainnya yaitu Polygon.
Pengembang menyatakan bahwa dukungan terhadap jaringan blockchain tambahan akan menyusul pada tahap berikutnya.
Integrasi ini memungkinkan jaringan agregasi likuiditas milik 0x memanfaatkan mesin routing perdagangan dari Bitget Wallet.
Di sisi lain, Bitget Wallet kini memperoleh akses terhadap sumber likuiditas yang tersedia dalam ekosistem luas 0x.
Hasil awal integrasi tersebut menunjukkan respons pasar yang sangat cepat.
Dalam tiga hari pertama sejak integrasi berjalan, Bitget Wallet berhasil menyalurkan lebih dari 10 juta dolar AS volume perdagangan melalui Matcha Meta.
Perusahaan menyebut capaian tersebut sebagai indikator meningkatnya permintaan terhadap likuiditas on-chain yang teragregasi.
Para trader kini semakin bergantung pada dompet kripto dan agregator DEX untuk mengakses berbagai kumpulan likuiditas yang tersebar di banyak blockchain.
Sejak meluncurkan jaringan perdagangan terdesentralisasi pada Juli 2025, infrastruktur DEX Bitget Wallet telah memproses sekitar 1,5 miliar dolar AS volume transaksi kumulatif.
Angka tersebut diperoleh berdasarkan data aktivitas yang tercatat langsung di blockchain.
Kolaborasi ini juga mencerminkan tren baru dalam industri perdagangan kripto.
Banyak perusahaan kini mulai mengadopsi arsitektur perdagangan modular.
Dalam model tersebut, dompet kripto, jaringan likuiditas, dan mesin routing bekerja secara terintegrasi untuk meningkatkan kualitas eksekusi transaksi.
Dalam integrasi terbaru ini, Bitget Wallet menambahkan likuiditas dari jaringan 0x ke dalam sistem swap miliknya.
Sementara itu, 0x menghubungkan API agregator DEX Bitget Wallet melalui Matcha Meta untuk memanfaatkan kemampuan routing perdagangan.
Lapisan routing tambahan ini membantu meningkatkan penemuan harga yang lebih akurat.
Teknologi tersebut juga meningkatkan stabilitas eksekusi transaksi saat pasar kripto mengalami volatilitas tinggi.
Di jantung integrasi ini terdapat API perdagangan DEX milik Bitget Wallet.
Mesin agregasi tersebut menggabungkan likuiditas dari lebih dari 110 protokol perdagangan terdesentralisasi.
Sistem tersebut mendukung berbagai jaringan blockchain.
Beberapa di antaranya termasuk Solana.
Selain itu juga mencakup jaringan Morph BNB Chain.
Teknologi ini secara otomatis membandingkan penawaran harga dari berbagai platform perdagangan.
Tujuannya adalah menentukan jalur eksekusi transaksi yang paling optimal.
Saat ini sekitar 80 persen perdagangan di Bitget Wallet diproses melalui mesin agregasi tersebut.
Waktu respons sistem juga sangat cepat dengan latensi di bawah 100 milidetik.
“Likuiditas dan kualitas eksekusi transaksi kini menjadi faktor penentu dalam tahap berikutnya dari perdagangan on-chain,” kata Alvin Kan, COO Bitget Wallet.
Ia menambahkan bahwa semakin luasnya perdagangan terdesentralisasi lintas blockchain mendorong industri bergerak menuju infrastruktur yang saling terhubung antara dompet kripto, jaringan likuiditas, dan mesin eksekusi.
Sementara itu, Philip Liao, Director of Engineering di 0x, menilai respons awal pasar menunjukkan permintaan yang sangat kuat.
“Bitget Wallet menghasilkan lebih dari 10 juta dolar volume melalui Matcha Meta hanya dalam beberapa hari, menjadikannya salah satu peluncuran agregator terkuat di platform kami,” kata Liao.
Protokol 0x sendiri dikenal sebagai salah satu jaringan agregasi likuiditas terbesar di dunia DeFi.
Jaringan ini menggabungkan likuiditas dari berbagai automated market maker atau AMM.
Selain itu, sistemnya juga memanfaatkan model request-for-quote atau RFQ dari para market maker.
Teknologi tersebut memungkinkan proses routing perdagangan yang lebih optimal di berbagai bursa terdesentralisasi.
Data dari 0x menunjukkan bahwa protokol ini telah memfasilitasi lebih dari 210 juta transaksi.
Volume perdagangan yang diproses mencapai lebih dari 180 miliar dolar AS.
Jaringan tersebut juga telah digunakan oleh lebih dari 14 juta dompet kripto unik di seluruh dunia.
Melalui integrasi baru ini, kedua ekosistem berharap dapat memperluas akses likuiditas global.
Langkah tersebut juga ditargetkan meningkatkan kualitas eksekusi perdagangan dalam ekosistem DeFi multi-chain yang terus berkembang pesat.(*)














































Discussion about this post