Produk Lido Earn, stRATEGY, serta GGV disebut tidak terdampak oleh gelombang likuidasi yang terjadi baru-baru ini.
Sebelum pernyataan resmi Lido dirilis, pendiri Chaos Labs, Omer Goldberg, lebih dulu mengungkap insiden tersebut kepada publik.
Goldberg menyebut peristiwa itu terjadi akibat kesalahan konfigurasi pada oracle CAPO milik Aave.
Menurut Goldberg, kesalahan tersebut memicu likuidasi pada mode E-Mode.
Ia menyebut kejadian itu mengakibatkan kerugian sekitar 345 ETH.
Goldberg juga menjelaskan aspek teknis yang terlibat dalam insiden tersebut.
Ia menyoroti fungsi Risk Oracle serta perannya dalam menjaga keamanan pinjaman dan meningkatkan efisiensi infrastruktur Aave.
Menurut Goldberg, sistem Risk Oracle selama ini berjalan tanpa insiden sejak pertama kali diluncurkan lebih dari satu tahun lalu.
Selama periode tersebut, sistem itu telah memproses lebih dari 1.200 payload data untuk sekitar 3.000 parameter yang berbeda.
Sementara itu, sistem CAPO milik Aave dirancang untuk mencegah eksploitasi oracle yang sudah dikenal di dunia DeFi.
Eksploitasi tersebut biasanya melibatkan manipulasi nilai tukar yang dinaikkan secara artifisial serta serangan donasi pada protokol.
Menurut Goldberg, masalah yang terjadi kali ini berasal dari kesalahan perhitungan yang menyebabkan CAPO gagal menghitung dan mengirimkan pembaruan nilai tukar minimum serta tingkat pertumbuhan secara benar.(*)















































Discussion about this post