Kiyosaki juga mengungkapkan bahwa dirinya membeli Bitcoin sejak fase awal perkembangan aset digital tersebut.
Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut masih dianggapnya sebagai langkah yang tepat.
Komentar Robert Kiyosaki terkait Bitcoin muncul bertepatan dengan memburuknya sentimen pasar.
Indeks Crypto Fear & Greed baru-baru ini merosot ke angka 5.
Level tersebut dikategorikan sebagai kondisi ketakutan ekstrem dan jarang terjadi dalam situasi perdagangan normal.
Dalam periode yang sama, Bitcoin mengalami aksi jual besar-besaran.
Harga Bitcoin sempat anjlok hingga sedikit di atas 60.000 dolar AS.
Nilai Bitcoin tercatat menyusut sekitar 10.000 dolar AS hanya dalam hitungan jam.
Harga kemudian sempat pulih dengan kembali menembus level 70.000 dolar AS.
Pada saat laporan ini disusun, Bitcoin diperdagangkan di kisaran 68.674 dolar AS.
Angka tersebut mencerminkan penurunan sekitar 2,2 persen dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, emas menunjukkan performa yang relatif lebih stabil dibandingkan Bitcoin.
Harga emas tercatat berada di level 4.994 dolar AS per ons.
Nilai tersebut turun sekitar 0,91 persen dalam satu hari terakhir.
Sebelumnya, emas sempat mencetak rekor harga tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026.
Harga emas kala itu mencapai 5.602 dolar AS per ons.
Meskipun tetap optimistis terhadap aset berwujud keras, Kiyosaki mengungkapkan bahwa dirinya menghentikan sementara pembelian baru terhadap Bitcoin, emas, dan perak.
Ia mengaitkan keputusan tersebut dengan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah Amerika Serikat.
















































Discussion about this post