Kurasi DAO sebagai Alternatif Pasar Terbuka
Sebagai solusi, Buterin mengusulkan model creator coin berbasis DAO yang dikurasi secara selektif.
Ia menyarankan pembentukan kelompok DAO kreator dalam skala kecil.
Kelompok tersebut tidak bergantung pada token tata kelola.
Anggota DAO akan melakukan pemungutan suara untuk menerima atau mengeluarkan kreator dari ekosistem mereka.
Proses pemungutan suara tersebut bahkan dapat dilakukan secara anonim.
Buterin menyarankan agar setiap DAO tetap beranggotakan kecil.
Ia menilai jumlah anggota ideal berada di bawah sekitar 200 orang.
Jika ukuran DAO menjadi terlalu besar, kelompok tersebut akan dipecah menjadi DAO baru.
Model ini sengaja dirancang untuk mempertahankan karakter opini yang kuat.
Setiap DAO dapat fokus pada satu gaya, satu format, atau satu orientasi budaya tertentu.
Anggota awal DAO akan dipilih secara manual guna menetapkan standar kualitas sejak tahap awal.
Ia menekankan bahwa tujuan model ini adalah mencapai skala besar tanpa kehilangan kendali kualitas.
Model tersebut akan menciptakan struktur yang lebih luas dibanding kreator individu, tetapi tetap cukup kecil untuk menilai kualitas dan mengelola keputusan secara efektif.
Buterin menyatakan bahwa siapa pun tetap dapat meluncurkan creator coin.
Namun, perbedaan utama muncul setelah kreator diterima dalam sebuah DAO.
Ketika seorang kreator bergabung dalam DAO, sebagian pendapatan DAO akan digunakan untuk membakar token kreator tersebut.
Jumlah pasokan token akan berkurang.
Kelangkaan token akan meningkat.
Pergerakan harga token pun akan lebih terkait dengan persetujuan DAO dibanding sekadar perhatian publik.
“Pelaku pasar tidak lagi mengejar siklus hype,” kata Buterin.
“Mereka bertaruh pada kreator mana yang akan diterima DAO kurasi. Jika mereka memprediksi dengan baik, mereka mendapat keuntungan, dan jika mereka mengejar kebisingan, mereka merugi. Struktur ini mengubah trader menjadi filter.”(*)


















































Discussion about this post