Pada saat berita ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di level 89.470 dolar AS.
Sementara itu, nilai tukar dolar-yen bergerak fluktuatif di rentang 155 hingga 158.
Crypto Observer HQ menilai konfirmasi tren bullish baru akan terlihat jika terdapat bukti nyata ekspansi neraca The Fed.
Sinyal tersebut diperkirakan muncul dalam bentuk kenaikan aset mata uang asing tanpa diimbangi penurunan pos lain.
Hingga saat ini, kondisi pasar masih dipandang sebagai realokasi likuiditas, bukan pergeseran kebijakan moneter.
Pelaku pasar kini menanti rilis laporan H.4.1 berikutnya untuk melihat apakah stabilisasi yen benar-benar mengalirkan likuiditas dolar baru.
Untuk sementara, para analis menyebut intervensi yen lebih berpotensi memicu volatilitas Bitcoin ketimbang menjadi pemicu reli berkelanjutan.(*)

















































Discussion about this post