Binance menyatakan tengah menjalin komunikasi aktif dengan HCMC terkait proses perizinan tersebut.
Perusahaan menilai kerangka MiCA memberikan kejelasan dan konsistensi aturan yang mendukung inovasi sekaligus memastikan kepatuhan lintas negara Uni Eropa.
Proses peninjauan lisensi Binance di Yunani dilaporkan berjalan cepat.
Sejumlah firma akuntansi besar seperti Ernst & Young dan KPMG disebut turut membantu regulator Yunani dalam proses evaluasi.
Alasan Yunani Dipilih
Keputusan Binance memilih Yunani menjadi sorotan karena negara tersebut bukan pusat keuangan utama seperti Malta atau Luksemburg.
Binance menilai Yunani memiliki pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.
Lingkungan regulasi Yunani juga dianggap kondusif untuk strategi jangka panjang perusahaan.
Dokumen korporasi menunjukkan Binance berencana membangun kehadiran jangka panjang di Yunani.
Rencana tersebut mencakup pembukaan kantor berskala besar dan perekrutan tenaga kerja lokal apabila lisensi disetujui.
Para analis menilai langkah ini mencerminkan upaya Binance memperkuat pijakan di Eropa di tengah pengetatan regulasi di berbagai negara.
Tekanan Regulasi MiCA di Uni Eropa
Kerangka MiCA yang diperkenalkan pada 2023 bertujuan menyeragamkan regulasi kripto di seluruh Uni Eropa.
Lisensi MiCA memungkinkan perusahaan kripto beroperasi di banyak negara Uni Eropa hanya dengan satu izin.
Perusahaan yang gagal memperoleh lisensi sebelum batas waktu 1 Juli berisiko terkena sanksi atau dilarang beroperasi di kawasan tersebut.
Saat ini Binance masih beroperasi di sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Prancis.


















































Discussion about this post