Di sisi lain, Buterin menyoroti berbagai persoalan yang masih membayangi proyek sosial berbasis kripto.
Ia menilai banyak pengembang terlalu membatasi makna inovasi hanya dengan menyematkan koin spekulatif ke dalam proyek mereka.
Buterin menegaskan bahwa fokus berlebihan pada insentif finansial, alih-alih pada kemampuan masyarakat memperoleh manfaat dari informasi, merupakan pendekatan yang keliru untuk merevolusi lingkungan sosial.
Sebagai solusi, Buterin merekomendasikan agar jaringan sosial terdesentralisasi dijalankan oleh individu yang benar-benar meyakini aspek “sosial” dan terdorong untuk menyelesaikan persoalan interaksi manusia.
Ia secara khusus memuji tim Aave atas pengembangan Lens Protocol yang memungkinkan pengembang membangun aplikasi media sosial Web3 di mana pengguna sepenuhnya memiliki profil, konten, dan koneksi mereka dalam bentuk NFT.
Buterin menutup pandangannya dengan memastikan bahwa ia akan semakin aktif berinteraksi di berbagai platform sosial terdesentralisasi sepanjang tahun 2026.(*)


















































Discussion about this post