IDC memperkirakan pengiriman PC global akan turun sekitar 4,9 persen pada 2026.
Penurunan tersebut berpotensi semakin dalam jika krisis memori berkembang lebih parah.
Produsen OEM berskala besar dinilai memiliki posisi lebih kuat karena mampu memanfaatkan skala produksi untuk menawarkan sistem rakitan pabrikan yang lebih kompetitif.
Sebaliknya, perakit PC kustom diprediksi akan merasakan dampak langsung berupa lonjakan harga komponen satuan.
Situasi ini juga berpotensi memengaruhi percepatan adopsi PC berbasis kecerdasan buatan.
Banyak fitur AI, termasuk standar Copilot+ dari Microsoft, membutuhkan konfigurasi memori yang lebih tinggi.
Dalam kondisi pasokan terbatas, sebagian produsen diperkirakan akan menurunkan kapasitas memori pada produk mereka.
Dengan semakin banyak pabrik memori memprioritaskan produksi untuk server AI ber-margin tinggi, konsumen berpotensi menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.
Bagi pembeli yang mempertimbangkan upgrade perangkat, keputusan lebih awal bisa menjadi pilihan yang jauh lebih ekonomis.(*)














































Discussion about this post