Rusia Ikuti Jejak Negara BRICS dalam Aset Kripto
Langkah Rusia ini sejalan dengan negara-negara BRICS lain yang telah lebih dulu mengadopsi teknologi blockchain sebagai bagian dari strategi dedolarisasi.
Sebagai contoh, Tiongkok sudah meluncurkan Yuan digital untuk ritel domestik dan kini mulai membidik pasar internasional.
Pada Juli 2024, parlemen Rusia bahkan mengesahkan undang-undang baru yang memperbolehkan penggunaan aset kripto dalam transaksi internasional, sebagai respons terhadap tekanan finansial dari negara-negara Barat.
Pemerintah Rusia semakin serius memanfaatkan aset kripto untuk menopang ekonominya, di tengah kenyataan bahwa lebih dari 1,7 juta warga masih menganggur.
Sementara itu, negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat telah lebih dulu mengembangkan industri Web3 guna memperkuat sistem keuangan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.(*)















































Discussion about this post